Giliran Honda Malaysia Tarik 87 Ribu Mobil

Selain Toyota dan Nissan, kini Honda ikut pula menarik mobilnya di Malaysia. Sebabnya, ada cacat produksi pada bagian kantong udara. Mobil Honda dengan beragam model yang ditarik adalah keluaran di bawah tahun 2010.


VARIA.id, Jakarta – Honda Malaysia mengumumkan akan mengganti kantong udara gratis pada 87.182 ribu mobil dari berbagai jenis. Keputusan Honda Malaysia ini merupakan bagian dari masalah kantong udara dari puluhan juta mobil Jepang di berbagai belahan dunia.

Honda Malaysia menyebutkan, mereka akan menarik sementara sejumlah model karena permasalahan produksi. Model itu adalah City produksi 2003-2009, Civic produksi 2003-2008, CR-V produksi 2002-2007, Jazz produksi 2004-2006 dan Stream produksi 2004-2005.

Honda menyatakan, City, Civic, CR-V dan Jazz tersebut mengalami masalah pada kantong udara pengemudi dan penumpang di bangku depan. Sementara itu, model Stream mengalami masalah pada kantong udara di bangku penumpang bagian depan.

“Honda Malaysia sangat menyesal atas ketidaknyamanan pada pelanggan. Namun, perbaikan tidak dibutuhkan bagi Honda yang dijual sekarang,” sebut Honda Malaysia, seperti dilansir dari The Star pada 21 Mei 2015.

Honda Malaysia mengirim surat permintaan agar pelanggan membawa kendaraan mereka ke bengkel resmi terdekat.

“Penggantian akan dilaksanakan begitu suku cadang siap dan biaya suku cadang serta mekanik akan ditanggung Honda Malaysia,” sebut Honda.

Pabrikan otomotif asal Jepang ini menyatakan, mereka akan segera mengabarkan para pelanggan di Malaysia terkait waktu perbaikan.

 

Bukan hanya di Malaysia

Permasalahan cacat produksi pada kantong udara tidak hanya mendera Honda Malaysia. Honda ternyata berbagi masalah itu dengan dua produsen besar Jepang lainnya, Toyota dan Nissan. Penarikan juga terjadi masif di berbagai belahan dunia.

Toyota Motor menyebutkan, mereka akan menarik 5 juta mobil dari 35 model untuk perbaikan. Model-model itu merupakan produksi tahun Maret 2003 hingga November 2007.

Perusahaan itu menyatakan, seperti dilansir dari The Malay Mail pada 21 Mei 2015, pompa kantong udara berpotensi menimbulkan masalah ketika kecelakaan.

 

honda

 

Tidak hanya Toyota, Nissan Motor mengaku bakal menarik 1,56 juta mobil. Juru Bicara Nissan Motor Dion Corbett mengatakan, pengumuman pada pelanggan akan dilaukan mulai bulan depan.

Honda, Toyota, dan Nissan diperkirakan sudah menarik 17 juta kendaraan sejak 2008 karena permasalahan kantong udara. Sebanyak 10 produsen mobil bermasalah karena memasang pompa dari Takata Corp Regulators di Jepang.

Amerika Serikat (AS) kini tengah menyelidiki kantong udara bermerek Takata. Kantong udara tersebut diperkirakan terlalu kuat ketika meledak. Hal itu dikhawatirkan dapat menyebabkan penumpang luka karena pompa bakal membuat kantong udara mengembang.

Toyota mengaku permasalahan kantong udara ditemukan pada 2014. “Ada bocoran udara yang memungkinkan alat menjadi lembab dan menurunkan fungsi pompa,” kata Juru Bicara Toyota, Kaya Doi.

Honda merupakan produsen mobil yang paling terdampak dari permasalahan produksi Takata tersebut. Perusahaan itu menarik 19,6 juta mobil untuk perbaikan sementara.

Polemik terkait kantong udara Nakata semakin gencar sejak Senator Amerika Serikat Bill Nelson mengorganisir protes terhadap keamanan produk Takata.

Nelson mengatakan, setidaknya 105 luka-luka akibat permasalahan produk Jepang tersebut. Sebanyak lima orang di AS dan satu orang di Malaysia tewas dalam mobil Honda akibat permasalahan kantong udara tersebut.

Di AS, Takata menyatakan, seperti diberitakan Associated Press pada 19 Juni 2015, 33,8 juta kantong udara mereka bermasalah. Angka ini dua kali lebih banyak ketimbang kantong udara yang sudah mereka perbaiki di negeri Paman Sam tersebut.*

 

 

Editor: Drajat Kurniawan

 

 

Konten Terkait

*

Top