Pasar Keuangan Rakyat Ala OJK

Pasar Keuangan Rakyat merupakan salah satu bentuk implementasi cetak biru strategi nasional literasi keuangan Indonesia. Panitia mencatat total nilai transkasi di hari pertama mencapai sekitar Rp 929 juta. Pengunjung yang hadir lebih dari 9.800 orang.


VARIA.id, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Pasar Keuangan Rakyat pada 20-21 Desember 2014 di JIExpo Kemayoran Jakarta. Diikuti oleh 244 pelaku usaha jasa keuangan dari 6 industri jasa keuangan dan lembaga atau asosiasi. Partisipan terdiri dari 70 bank, 61 perusahaan asuransi, 52 perusahaan sekuritas termasuk manajer investasi, 40 perusahaan pembiayaan, 1 dana pensiun lembaga keuangan, Pegadaian dan 19 lembaga lainnya. Diadakannya kegiatan ini bertujuan sebagai sarana edukasi di bidang keuangan, memberikan informasi mengenai sektor jasa keuangan, produk dan layanannya. Selain itu menyediakan berbagai produk dan jasa keuangan kepada masyarakat dengan harga terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan.

Panitia mencatat pada hari pertama pelaksanaan Pasar Keuangan Rakyat 2014, sektor perbankan memberikan kontribusi nilai total transaksi sebesar Rp 585 juta dari sekitar 161 orang pengunjung. Sementara sektor pasar modal menyumbangkan total nilai transaksi sebesar Rp 384 juta dari 44 pengunjung. Di lain pihak, sektor asuransi mencatat nilai transaksi Rp 117 juta dari sekitar 358 orang pengunjung. Sektor pembiayaan membukukan total transaksi sebesar Rp 130 juta dari 1 orang pengunjung, meski pengunjung di sektor ini seluruhnya mencapai 275 orang. Dan di sektor pegadaian tercatat nilai transaksi sebesar Rp 59 juta yang dilakukan oleh 20 orang pengunjung.

Pasar Keuangan Rakyat merupakan salah satu bentuk implementasi cetak biru strategi nasional literasi keuangan Indonesia, yaitu edukasi dan kampanye nasional literasi keuangan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2013, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita selama periode 10 tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Kondisi ini menunjukkan bahwa tingkat pendapatan masyarakat Indonesia semakin meningkat.

Dalam acara penutupan Pasar Keuangan Rakyat 2014, Minggu (21/12), Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Rahmat Waluyanto mengharapkan melalui acara ini masyarakat dapat lebih memahami dan mengetahui produk dan layanan keuangan secara lengkap dan transparan sehingga berguna untuk pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga.

Tags

Konten Terkait

*

Top